Laporan Penelitian "Public Private Partnership (Kemitraan Publik dan Swasta) di Sektor Pertanian: Kajian atas Sub-sektor Komoditi Beras dan Jagung"


Diposting pada: 12 Feb 2018

 

Kemitraan publik dan swasta (KPS) atau public private partnership (PPP) dibutuhkan untuk menjawab permasalahan-permasalahan seperti meningkatkan kapasitas produksi, produktivitas, kualitas produksi, meningkatan akses pasar, dan mendorong proses hilirisasi kerjasama multistakeholder dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor pangan dan pertanian. KPS muncul bukan hanya untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan sektor pertanian saja melainkan karena kurangnya kemampuan pemerintah untuk memenuhi tugasnya dalam menjaga ketahanan pangan dengan sumberdaya sendiri. Sumberdaya yang dimaksud adalah bukan hanya dari sisi pendanaan saja tetapi juga teknologi, jaringan dan lain sebagainya.

Kemitraan antara perusahaan pertanian dan petani kecil dinilai sebagai salah satu pendekatan yang paling prospektif dapat mengangkat ekonomi petani. Diasumsikan bahwa dengan kemitraan tersebut petani kecil bisa diskenariokan untuk mendapat bagian nilai tambah yang lebih besar dari suatu usaha pertanian. Hanya saja pendekatan kemitraan semacam ini masih sering diterapkan secara reduktif dalam corak pertanian kontraktual (contract farming) ataupun share farming.

Corak pertama menghadirkan jaringan atau tatanan hubungan atau relasi kepentingan yang bersifat kontraktual antara pelaku-pelaku pada suatu usaha pertanian. Corak kedua, share farming, merupakan pertanian kontraktual khusus yang menghadirkan tatanan hubungan berbagi tugas, tanggungjawab dan resiko dari usaha pertanian sebagai wujud dari hubungan-hubungan kontraktual.

Atas dasar pentingnya mengangkat praktik dari implementasi KPS di daerah, Perkumpulan Prakarsa melakukan penelitian di tiga wilayah yakni: Kabupaten Sragen, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Malang. Kabupaten Sragen mewakili wilayah pertanian beras, sedangkan Kabupaten Mojokerto dan Malang mewakili wilayah pertanian jagung. Penelitian ini mengulas dinamika sosial, ekonomi dan politik yang turut mempengaruhi lingkungan kebijakan. Penelitian “Public Private Partnership (Kemitraan Publik dan Swasta) di Sektor Pertanian: Kajian Atas Sub-Sektor Komoditi Beras dan Jagung” ini merupakan riset yang dibuat untuk memotret fenomena kegiatan ekonomi antara pemerintah, swasta dan petani untuk menjamin keadilan dalam rantai pasok dalam skema KPS.

Laporan penelitian ini dapat menjadi bahan pembelajaran bagi kita dalam rangka menyusun kebijakan dan jaring pengaman di bidang pertanian. Namun, perlu dilihat lebih jauh lagi mengenai dampak dari kemitraan anatar publik dan swasta, karena sampai ini belum ada skema kemitraan yang dibangun menjamin hak-hak dan kewajiban setiap aktor di dalamnya.

Read/Download the full paper here