fbpx
Pelatihan Jurnalistik dan Fellowship Isu Perpajakan untuk Jurnalis Daerah

Media memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan, kaki dan mata publik dalam meningkatkan transparansi pendapatan negara dan mengungkap persoalan dalam sektor perpajakan termasuk persoalan aliran keuangan gelap sebagai salah satu modus penghindaran pajak. Akan tetapi, pemberitaan isu perpajakan oleh media daerah masih terbilang minim karena tidak banyak jurnalis yang faham dan menggeluti isu perpajakan. Selain itu, kemampuan investigasi jurnalis daerah terkait isu perpajakan masih perlu ditingkatkan. Selama ini, pelatihan untuk melakukan investigasi dan liputan isu perpajakan masih sangat jarang diberikan kepada jurnalis lokal. Peserta pelatihan mengaku bahwa pelatihan yang berlangsung telah memberikan pengetahuan baru terhadap dunia perpajakan.

Oleh karenanya, PRAKARSA bekerjasama dengan Tempo Institute menyelenggarakan pelatihan dan program fellowship untuk para jurnalis daerah terkait isu perpajakan pada bulan Oktober-Desember 2020. Kegiatan yang didukung oleh Ford Foundation ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jurnalis daerah serta mendorong pengarusutamaan isu perpajakan di Indonesia di berbagai media daerah. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan, para jurnalis daerah dapat turut melakukan peliputan dan mengungkap kasus-kasus penghindaran dan penggelapan pajak pada sektor strategis seperti sektor ekstraktif, perkebunan dan kelautan di beberapa daerah di Indonesia.

Narasumber berasal dari berbagai latar belakang, seperti Bapak Samingun selaku Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak, Bapak Ah Maftuchan selaku Direktur Eksekutif The PRAKARSA, Bapak I Wayan Sudiarta yang merupakan spesialis di isu perpajakan, Bapak M. Taufiqurohman dan Bapak Yandrie Arvia selaku redaktur senior TEMPO. Para narasumber berbagi pengetahuan dan pengalamannya terkait isu perpajakan dan teknis investigasi lapangan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan intensif dari para mentor berupa coaching clinic, mentoring, liputan,  serta penerbitan dan pengelolaan dampak terhadap isu pajak yang diinvestigasi. Sebelum  Proses belajar daring terintegrasi dalam learning management system (LSM) yang dimiliki oleh Tempo Institute yang tetap mengedepankan interaksi yang dinamis, intensif dan berorientasi pada hasil karya. Selain itu, peserta dapat mengakses materi pembelajaran setelah training selesai dilaksanakan.  

Readaktur Senior Tempo, M. Taufiqorahman menyampaikan Materi ketiga (Menulis Isu Pajak)

Proses pelatihan dan fellowship isu perpajakan dimulai dengan menjaring dan menyeleksi jurnalis daerah pada bulan oktober. Pada proses awal, terdapat 44 jurnalis mendaftar untuk menjadi peserta pelatihan. Kemudian setelah diseleksi, 25 jurnalis daerah lolos untuk mengikuti pelatihan daring pada bulan November 2020. Setiap peserta yang mengikuti pelatihan diwajibkan menuliskan dan menerbitkan artikel isu perpajakan di medianya masing-masing. Tulisan yang dihasilkan selanjutnya dijadikan bahan penilaian untuk menentukan lima peserta yang dianggap layak untuk mendapatkan beasiswa liputan singkat. Kelima peserta fellowship selanjutnya mendapatkan bimbingan intensif dari wartawan Tempo selama satu bulan untuk menuliskan laporan mendalam isu-isu perpajakan di daerah mereka masing-masing.

“Setelah mengikuti pelatihan dan fellowship isu perpajakan, saya mendapatkan cara pandang baru dalam melihat permasalahan perpajakan yang selama ini terabaikan.”
Ungkap Muhammad Olies, peserta fellowship yang merupakan wartawan serat.id.

Managing Director dan wartawan senior TEMPO, Yandrie Arvian menyampaikan materi kelima “Bagaimana Meliput Isu Pajak: Studi Kasus liputan TEMPO Soal Pajak“

Kasubdit Pengelolaan Penerimaan Pajak Direktorat Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak DJP, Dr. Samingun menyampaikan materi ketiga “Membaca Laporan Keuangan Perusahaan”


tempo

Besar Dampak daripada Pajak
Karya terbit di Tempo.co tanggal 18 Desember 2020.
Karya: Muhammad Olies, Jurnalis serat.id


Tambang Galian C di Kabupaten Jepara Banyak Tak Berizin
Karya terbit di serat.id tanggal 18 Desember 2020.
Karya: Muhammad Olies, Jurnalis serat.id

Berdampak Bagi Warga Minim Pemasukan Daerah
Karya terbit di serat.id tanggal 18 Desember 2020.
Karya: Muhammad Olies, Jurnalis serat.id

Add Comment