{"id":44,"date":"2020-08-20T17:52:24","date_gmt":"2020-08-20T10:52:24","guid":{"rendered":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/?page_id=44"},"modified":"2023-08-28T02:26:50","modified_gmt":"2023-08-27T19:26:50","slug":"penelitian","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/penelitian\/","title":{"rendered":"Penelitian"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container has-pattern-background has-mask-background nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:1331.2px;margin-left: calc(-4% \/ 2 );margin-right: calc(-4% \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:20px;--awb-spacing-right-large:1.92%;--awb-margin-bottom-large:20px;--awb-spacing-left-large:1.92%;--awb-width-medium:100%;--awb-order-medium:0;--awb-spacing-right-medium:1.92%;--awb-spacing-left-medium:1.92%;--awb-width-small:100%;--awb-order-small:0;--awb-spacing-right-small:1.92%;--awb-spacing-left-small:1.92%;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-tabs fusion-tabs-1 clean vertical-tabs icon-position-left mobile-mode-accordion\" style=\"--icon-color:var(--awb-custom10);--awb-title-border-radius-top-left:9px;--awb-title-border-radius-top-right:9px;--awb-title-border-radius-bottom-right:9px;--awb-title-border-radius-bottom-left:9px;--awb-content-padding-top:10px;--awb-content-padding-right:0px;--awb-content-padding-bottom:35px;--awb-content-padding-left:60px;--awb-title-padding-top:13px;--awb-title-padding-right:13px;--awb-title-padding-bottom:13px;--awb-title-padding-left:30px;--awb-title-font-size:7x;--awb-title-text-transform:capitalize;--awb-title-line-height:1.16;--awb-title-letter-spacing:-0.015em;--awb-alignment:start;--awb-inactive-color:var(--awb-color1);--awb-title-text-color:#1c1c1c;--awb-title-active-text-color:#1c1c1c;--awb-background-color:var(--awb-color3);--awb-border-color:var(--awb-color1);--awb-active-border-color:var(--awb-color1);--awb-title-font-family:&quot;Inter&quot;;--awb-title-font-style:normal;--awb-title-font-weight:600;\"><div class=\"nav\"><ul class=\"nav-tabs\" role=\"tablist\"><li class=\"active\" role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-8078b5dcd8a858e97ce\" aria-selected=\"true\" id=\"fusion-tab-metodealkhirefoster\" href=\"#tab-8078b5dcd8a858e97ce\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon icon-accountant-international\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Metode Alkhire Foster<\/h6><\/a><\/li><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-7c5bf62061cff9299ff\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"fusion-tab-dimensiikmindonesia\" href=\"#tab-7c5bf62061cff9299ff\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-clipboard-list fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Dimensi IKM Indonesia<\/h6><\/a><\/li><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-0bea15c809f96389408\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"fusion-tab-indikatorikmindonesia\" href=\"#tab-0bea15c809f96389408\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-suitcase fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Indikator IKM Indonesia<\/h6><\/a><\/li><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-78a1a32ff3a8f9a4369\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"fusion-tab-bagaimanamenghitungikm\" href=\"#tab-78a1a32ff3a8f9a4369\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-server fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Bagaimana Menghitung IKM<\/h6><\/a><\/li><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-598c4c1e65ce7ee4636\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"fusion-tab-censored&amp;uncensored\" href=\"#tab-598c4c1e65ce7ee4636\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-tag fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Censored &amp; Uncensored<\/h6><\/a><\/li><\/ul><\/div><div class=\"tab-content\"><div class=\"nav fusion-mobile-tab-nav\"><ul class=\"nav-tabs\" role=\"tablist\"><li class=\"active\" role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-8078b5dcd8a858e97ce\" aria-selected=\"true\" id=\"mobile-fusion-tab-metodealkhirefoster\" href=\"#tab-8078b5dcd8a858e97ce\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon icon-accountant-international\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Metode Alkhire Foster<\/h6><\/a><\/li><\/ul><\/div><div class=\"tab-pane fade fusion-clearfix in active\" role=\"tabpanel\" tabindex=\"0\" aria-labelledby=\"fusion-tab-metodealkhirefoster\" id=\"tab-8078b5dcd8a858e97ce\">\n<p style=\"text-align:justify;\">Metode Alkire Foster (AF) yang dikembangkan oleh Sabina Alkire dan James Foster di Oxford Poverty and Human Development Initiative (OPHI) merupakan teknik penghitungan kemiskinan atau kesejahteraan yang fleksibel. Penghitungan ini dapat menggabungkan dimensi dan indikator yang berbeda-beda untuk membuat penghitungan dapat diadaptasi pada konteks yang lebih spesifik. Artinya metode ini dapat digunakan dengan cara yang berbeda-beda.<\/p>\n<ul style=\"text-align:justify;\">\n<li><strong>Pengukuran Kemiskinan dan Kesejahteraan. <\/strong>Metode Alkire Foster dapat digunakan untuk membuat pengukuran kemiskinan atau kesejahteraan ditingkat nasional, regional, atau internasional dengan menggabungkan dimensi dan indikator sesuai dengan konteks yang relevan. Sebagai contoh, metode Alkire Foster digunakan untuk membangun indeks kemiskinan multidimensi global yang berkolaborasi dengan United Nations Development Programme\u2019s dan dianggap sebagia laporan unggulan pembangunan manusia. Metode ini juga diadaptasi oleh beberapa negara di empat atau lima regional di dunia untuk membuat pengukuran kemiskinan nasional.<\/li>\n<li><strong>Monitoring and evaluation. <\/strong>Metode Alkire Foster dapat digunakan untuk melakukan pengawasan secara efektif atas program yang dilakukan. Sebagai contoh, metode Alkire Foster mendukung Indeks Pemberdayaan Perempuan dalam Pertanian, yang mengukur pemberdayaan, agensi, dan inklusi perempuan di sektor pertanian. Indeks ini digunakan untuk membantu mengevaluasi kinerja program bantuan pertanian Amerika Serikat.<\/li>\n<li><strong>Targeting penduduk miskin sebagai penerima manfaat layanan atau penerima bantuan tunai bersyarat. <\/strong>Metode Alkire Foster juga dapat digunakan untuk menetapkan kriteria individu penerima program layanan publik atau bantuan tunai bersyarat (BTB).<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align:justify;\"><strong>Keuntungan menggunakan metode Alkire Foster bagi pemangku kebijakan?<\/strong><\/p>\n<p>Metode ini dapat digunakan oleh NGO, pemerintah, lembaga, dan sektor swasta untuk melakukan pengukuran yang memiliki kegunaan antara lain:<\/p>\n<ul style=\"text-align:justify;\">\n<li><strong>Efektifitas alokasi sumber pendanaan. <\/strong>Metode ini dapat membantu pemangku kebijakan mengidentifikasi masyarakat yang paling miskin dan indikator yang paling terdeprivasi. Informasi ini dapat digunakan untuk menginvestasikan sumber daya yang berfungsi mengurangi kemiskinan.<\/li>\n<li><strong>Desain kebijakan<\/strong>. Pemangku kepentingan dapat mengidentifikasi deprivasi yang menyebabkan kemiskinan paling umum dari kelompok miskin, sehingga kebijakan dapat dirancang untuk menangani kebutuhan tertentu dan mengurangi kemiskinan secara lebih efektif.<\/li>\n<li>\n<p><strong>Identifikasi hubungan antara indikator yang terdeprivasi. <\/strong>Metode ini digunakan untuk mengintegrasikan banyak aspek kemiskinan yang berbeda ke dalam satu ukuran, yang mencerminkan interkoneksi di antara deprivasi dan membantu mengidentifikasi faktor yang menyebabkan masyarakat terperangkap kemiskinan.<\/p>\n<\/li>\n<li><strong>Menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu<\/strong>. Metode Alkire Foster dapat lebih cepat merefleksikan dampak perubahan kebijakan dengan lebih cepat daripada menggunakan pengukuran pendapatan saja. Misalnya, apabila terdapat program baru yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan di suatu daerah, akan butuh waktu lama dampak dari pendidikan terlihat bila menggunakan pengukuran pendapatan. Sebaliknya, ukuran kemiskinan multidimensi yang mencakup kehadiran anak di sekolah dan prestasi dalam pendidikan dapat mengungkap hasil kebijakan yang ditujukan untuk meningkatkan pendidikan dan mengukur kontribusi pendidikan terhadap kemiskinan multidimensi secara keseluruhan.<\/li>\n<li>Perbedaan dimensi, indikator, dan cut off dapat digunakan untuk membuat pengukuran sesuai dengan penggunaan, situasi, dan konteks. Pemilihan indikator dan dimensi ini dapat dilakukan dengan menggunakan proses yang partisipatif.<\/li>\n<li><strong>Melengkapi matriks kemiskinan. <\/strong>Indeks kemiskinan multidimensi dapat membantu melengkapi informasi dari adanya matriks penghitungan kemiskinan lainnya seperti: pengukuran kemiskinan berdasarkan pendapatan dan konsumsi.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Indeks Kemiskinan Multidimensi Global <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">IKM telah digunakan oleh lebih dari 50 negara yang tergabung dalam Forum <em>Multidimenstional Poverty Peer Network <\/em>(MPPN). Berikut ini beberapa negara di dunia yang telah menggunakan penghitungan kemiskinan multidimensi dengan berbagai indikator pengukuran kemiskinan multidimensi disesuaikan dengan kondisi dan situasi nasional:<\/p>\n\n<div class=\"wpdt-c row wpDataTableContainerSimpleTable wpDataTables wpDataTablesWrapper\n wdtVerticalScroll\"\n    >\n        <table id=\"wpdtSimpleTable-2\"\n           style=\"border-collapse:collapse;\n                   border-spacing:0px;\"\n           class=\"wpdtSimpleTable wpDataTable\"\n           data-column=\"5\"\n           data-rows=\"22\"\n           data-wpID=\"2\"\n           data-responsive=\"0\"\n           data-has-header=\"0\">\n\n                    <tbody>        <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bold wpdt-fs-000014 wpdt-bc-1E7077 wpdt-tc-FFFFFF\"\n                                    data-cell-id=\"A1\"\n                data-col-index=\"0\"\n                data-row-index=\"0\"\n                style=\" width:18.338108882521%;                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Dimensi dan Indikator                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bold wpdt-fs-000014 wpdt-bc-1E7077 wpdt-tc-FFFFFF\"\n                                    data-cell-id=\"B1\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"0\"\n                style=\" width:19.914040114613%;                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kolombia                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bold wpdt-fs-000014 wpdt-bc-1E7077 wpdt-tc-FFFFFF\"\n                                    data-cell-id=\"C1\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"0\"\n                style=\" width:18.624641833811%;                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                India                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bold wpdt-fs-000014 wpdt-bc-1E7077 wpdt-tc-FFFFFF\"\n                                    data-cell-id=\"D1\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"0\"\n                style=\" width:21.704871060172%;                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Afrika Selatan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bold wpdt-fs-000014 wpdt-bc-1E7077 wpdt-tc-FFFFFF\"\n                                    data-cell-id=\"E1\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"0\"\n                style=\" width:21.418338108883%;                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Thailand                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-merged-cell \"\n                 colspan=\"1\"  rowspan=\"6\"                 data-cell-id=\"A2\"\n                data-col-index=\"0\"\n                data-row-index=\"1\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pendidikan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B2\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"1\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Prestasi sekolah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C2\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"1\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Lama sekolah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-FFFFFF wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D2\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"1\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Lama sekolah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E2\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"1\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Lama sekolah                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B3\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"2\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Literasi                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C3\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"2\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Partisipasi sekolah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D3\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"2\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Partisipasi sekolah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E3\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"2\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Keterlambatan sekolah                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B4\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"3\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Partisipasi sekolah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-FFFFFF wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C4\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"3\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D4\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"3\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E4\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"3\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B5\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"4\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Keterlambatan sekolah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C5\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"4\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D5\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"4\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-tc-000000 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E5\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"4\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B6\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"5\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Akses penitipan anak                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C6\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"5\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-FFFFFF wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D6\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"5\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E6\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"5\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-tc-000000 wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B7\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"6\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pekerja anak                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-tc-000000 wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C7\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"6\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-tc-000000 wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D7\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"6\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-tc-000000 wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E7\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"6\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-merged-cell \"\n                 colspan=\"1\"  rowspan=\"7\"                 data-cell-id=\"A8\"\n                data-col-index=\"0\"\n                data-row-index=\"7\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Standar hidup                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B8\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"7\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Akses sumber air                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C8\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"7\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Bahan bakar memasak                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D8\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"7\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Bahan bakar penerangan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E8\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"7\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pembuangan limbah rumah tangga                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B9\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"8\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pembuangan limbah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C9\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"8\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Sanitasi                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D9\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"8\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Bahan bakar pemanas ruangan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E9\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"8\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Akses internet                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B10\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"9\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Lantai rumah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C10\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"9\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Air minum                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D10\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"9\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Bahan bakar memasak                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E10\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"9\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kepemilikan aset                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B11\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"10\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Dinding rumah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C11\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"10\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Listrik                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D11\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"10\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Akses air                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E11\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"10\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B12\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"11\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kepadatan rumah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C12\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"11\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Material rumah                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D12\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"11\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Sanitasi                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E12\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"11\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"B13\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"12\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C13\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"12\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Aset                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D13\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"12\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Tipe hunian                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E13\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"12\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"B14\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"13\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C14\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"13\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Akun bank                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D14\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"13\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kepemilikan aset                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E14\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"13\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-merged-cell \"\n                 colspan=\"1\"  rowspan=\"3\"                 data-cell-id=\"A15\"\n                data-col-index=\"0\"\n                data-row-index=\"14\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kesehatan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B15\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"14\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Asuransi kesehatan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C15\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"14\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Nutrisi                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D15\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"14\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kematian anak                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E15\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"14\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Air minum                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B16\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"15\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Akses kesehatan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C16\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"15\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kematian anak dan remaja                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D16\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"15\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E16\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"15\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Perawatan diri sendiri                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"B17\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"16\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"C17\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"16\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Perawatan setelah melahirkan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D17\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"16\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E17\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"16\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pengeluaran nutrisi makanan                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-merged-cell \"\n                 colspan=\"1\"  rowspan=\"2\"                 data-cell-id=\"A18\"\n                data-col-index=\"0\"\n                data-row-index=\"17\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pekerjaan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B18\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"17\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Lama menganggur                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C18\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"17\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"D18\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"17\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pengangguran                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E18\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"17\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"B19\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"18\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Pekerjaan formal                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C19\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"18\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D19\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"18\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"E19\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"18\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-merged-cell \"\n                 colspan=\"1\"  rowspan=\"3\"                 data-cell-id=\"A20\"\n                data-col-index=\"0\"\n                data-row-index=\"19\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Akses keuangan                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"B20\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"19\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C20\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"19\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D20\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"19\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E20\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"19\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Tabungan                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"B21\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"20\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C21\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"20\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D21\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"20\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-bc-E6E6E6 wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E21\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"20\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Beban keuangan                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                            <tr class=\"wpdt-cell-row \" >\n                                        <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"B22\"\n                data-col-index=\"1\"\n                data-row-index=\"21\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"C22\"\n                data-col-index=\"2\"\n                data-row-index=\"21\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014 wpdt-empty-cell \"\n                                    data-cell-id=\"D22\"\n                data-col-index=\"3\"\n                data-row-index=\"21\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                                <\/td>\n                                            <td class=\"wpdt-cell wpdt-fs-000014\"\n                                    data-cell-id=\"E22\"\n                data-col-index=\"4\"\n                data-row-index=\"21\"\n                style=\"                padding:5px;\n                \"\n                >\n                                Kepemilikan jaminan pensiun                <\/td>\n                                        <\/tr>\n                    <\/table>\n<\/div><style id='wpdt-custom-style-2'>\n.wpDataTables.wpDataTablesWrapper.wdtVerticalScroll  { overflow-y:auto; height:600px; }\n.wpDataTableContainerSimpleTable .wdt-res-wrapper.active  {overflow: initial; max-height:600px !important; }\n.wpdt-fs-000014 { font-size: 14px !important;}\n.wpdt-bc-1E7077 { background-color: #1E7077 !important;}\n.wpdt-tc-FFFFFF { color: #FFFFFF !important;}\n.wpdt-bc-FFFFFF { background-color: #FFFFFF !important;}\n.wpdt-tc-000000 { color: #000000 !important;}\n.wpdt-bc-E6E6E6 { background-color: #E6E6E6 !important;}\n<\/style>\n<\/div><div class=\"nav fusion-mobile-tab-nav\"><ul class=\"nav-tabs\" role=\"tablist\"><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-7c5bf62061cff9299ff\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"mobile-fusion-tab-dimensiikmindonesia\" href=\"#tab-7c5bf62061cff9299ff\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-clipboard-list fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Dimensi IKM Indonesia<\/h6><\/a><\/li><\/ul><\/div><div class=\"tab-pane fade fusion-clearfix\" role=\"tabpanel\" tabindex=\"0\" aria-labelledby=\"fusion-tab-dimensiikmindonesia\" id=\"tab-7c5bf62061cff9299ff\"><strong>Dimensi Kemiskinan Multidimensi Indonesia<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Dalam penyusunan IKM global, OPHI menggunakan tiga dimensi pengukuran yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup dengan 10 indikator. IKM global yang terstandar ini ditujukan untuk membandingkan kemiskinan multidimensi seluruh negara dengan menyesuaikan SDGs dan ketersediaan data. Sedangkan pada studi ini, IKM Nasional disusun melalui beberapa penyesuaian dimensi dan indikator yang tetap mengacu pada standar metodologi OPHI.<\/p>\n<p><strong>Dimensi IKM 2012-2014<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Penghitungan IKM di Indonesia memakai tiga dimensi, yaitu dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar kualitas hidup, dan terdapat total 11 indikator. Sesuai dengan metode Alkire-Foster yang membebaskan pemakaian indikator, kami menyesuaikan ketersediaan data dengan indikator yang dapat menjadi representasi di Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Dimensi IKM 2015-2018<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Penghitungan IKM Indonesia 2015\u20132018 menggunakan metodologi yang sama dengan penghitungan IKM Indonesia 2012\u20132014, namun terdapat sedikit perubahan komposisi indikator di setiap dimensi agar dapat menyesuaikan tren pembangunan terbaru dan lebih merefeksikan kondisi kemiskinan yang sesungguhnya. Berbeda dengan IKM Indonesia 2012\u20132014 yang memiliki 11 indikator, IKM Indonesia 2015\u20132018 terdiri atas 8 indikator.<\/p>\n<p><strong>Dimensi IKM 2019-2021<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">IKM nasional Indonesia disesuaikan menjadi lima dimensi, yaitu dimensi kesehatan, pendidikan, perumahan, kebutuhan dasar, dan perlindungan sosial &amp; partisipasi. Penentuan dimensi dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan pertimbangan IKM global, ketersediaan data, dan relevansi studi. Penyusunan IKM juga mempertimbangkan masukan dari ahli dan pemangku kepentingan kunci. Hal ini dilakukan untuk menyesuasikan dengan konteks kemiskinan yang ada di Indonesia.<\/p>\n<\/div><div class=\"nav fusion-mobile-tab-nav\"><ul class=\"nav-tabs\" role=\"tablist\"><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-0bea15c809f96389408\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"mobile-fusion-tab-indikatorikmindonesia\" href=\"#tab-0bea15c809f96389408\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-suitcase fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Indikator IKM Indonesia<\/h6><\/a><\/li><\/ul><\/div><div class=\"tab-pane fade fusion-clearfix\" role=\"tabpanel\" tabindex=\"0\" aria-labelledby=\"fusion-tab-indikatorikmindonesia\" id=\"tab-0bea15c809f96389408\"><strong>Indikator Kemiskinan Multidimensi 2012-2014<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Penghitungan IKM 2012-2014 menggunakan 11 indikator yang disesuaikan dengan ketersediaan data dan kebutuhan di Indonesia. Sebagaimana disebutkan dalam metode Alkire-Foster, pemilihan indikator disesuaikan dengan kebutuhan dan urgensi masing-masing negara. Beberapa indikator dalam penghitungan pertama termasuk: sanitas, air bersih, akses pada kayanan kesehatan maternal, asupan gizi pada anak balita, akses pada layanan pendidikan, melek huruf, akses pada layanan pendidikan prasekolah, sumber penerangan, bahan bakar\/energi untuk memasak, kondisi lantai atap dan dinding, dan kepemilikan aset.<\/p>\n<p><strong>Indikator Kemiskinan Multidimensi 2015-2018<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">The PRAKARSA pada periode penghitungan kedua menghilangkan masing-masing satu indikator di setiap dimensi. Pada IKM Indonesia 2015\u20132018, kami menghilangkan indikator pembantu kelahiran dalam dimensi kesehatan, indikator melek huruf dalam dimensi pendidikan, dan indikator kepemilikan aset rumah dalam dimensi standar kualitas hidup.<\/p>\n<p>Penghilangan indikator pembantu kelahiran dikarenakan kini Indonesia telah mengimplementasikan jaminan kesehatan nasional dan masyarakat mulai sadar untuk memeriksakan kondisi kehamilan hingga persalinan di layanan fasilitas kesehatan dengan dibantu tenaga kesehatan.<\/p>\n<p>Selain itu, dengan adanya implementasi jaminan kesehatan nasional, biaya persalinan seluruhnya telah ditanggung dan masyarakat miskin dibantu oleh pemerintah dalam pembayaran iurannya. Penghilangan indikator melek huruf dikarenakan pada 2015 tingkat melek huruf Indonesia telah mencapai diatas 95 persen sehingga sudah tidak relevan merepresentasikan kondisi kemiskinan.<\/p>\n<p>Penghilangan indikator kepemilikan aset rumah dikarenakan dalam beberapa tahun terakhir sebagian besar kelompok usia dewasa muda menganggap kepemilikan status aset rumah kurang mencerminkan tingkat kesejahteraan. Oleh karenanya, untuk membedakan antara masyarakat miskin dan tidak miskin semakin bias apabila diukur dari sisi kepemilikan aset rumah.<\/p>\n<p>Selain penghilangan 3 indikator tersebut, pada IKM Indonesia 2015-2018 kami merivisi pengukuran pada indikator sumber penerangan. Pada IKM Indonesia 2012-2014, indikator sumber penerangan merujuk kepada orang-orang miskin sebagai orang-orang yang tidak menggunakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan orang-orang yang menggunakan PLN tetapi disubsidi dengan nilai 450 dan 900 watt. Akan tetapi, karena sejak 2015 pertanyaan terkait sumber penerangan di dalam Susenas telah berubah maka pengukuran indikator sumber penerangan pada IKM Indonesia 2015-2018 turut mengalami perubahan.<\/p>\n<p><strong>Indikator Kemiskinan Multidimensi 2019-2021<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Penghitungan IKM 2019-2021 menghilangkan beberapa indikator yang telah digunakan dalam penghitungan IKM periode 2015-2018. Perubahan ini didasarkan pada perubahan sosio-ekonomi negara Indonesia yang berpengaruh pada relevansi penggunaan sebuah indikator. Sebagai contoh indikator pendidikan anak usia dini pada IKM 2015-2018 tidak digunakan kembali karena hasil penghitungan IKM 2015-2018 menunjukkan tren penurunan secara terus menerus dan tim peneliti memutuskan untuk lebih mendalami isu partisipasi dan lama sekolah. Pada IKM 2019-2021 terdapat 11 indikator, yakni: nutrisi balita, morbiditas, partisipasi sekolah, lama sekolah, kualitas atap lantai dan dinding, kepadatan dalam hunian, air minum layak, bahan bakar memasak, sanitasi, akta kelahiran, dan internet.<\/p>\n<\/div><div class=\"nav fusion-mobile-tab-nav\"><ul class=\"nav-tabs\" role=\"tablist\"><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-78a1a32ff3a8f9a4369\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"mobile-fusion-tab-bagaimanamenghitungikm\" href=\"#tab-78a1a32ff3a8f9a4369\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-server fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Bagaimana Menghitung IKM<\/h6><\/a><\/li><\/ul><\/div><div class=\"tab-pane fade fusion-clearfix\" role=\"tabpanel\" tabindex=\"0\" aria-labelledby=\"fusion-tab-bagaimanamenghitungikm\" id=\"tab-78a1a32ff3a8f9a4369\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara ringkas, penghitungan kemiskinan multidimensi menggunakan metode Alkire Foster dilakukan dalam 12 langkah utama. Pelatihan lengkap penghitungan kemiskinan multidimensi dapat dilihat <a href=\"https:\/\/ophi.org.uk\/courses-and-events\/online-training-portal\/\">di portal pelatihan berikut<\/a>. Berikut enam langkah penghitungan sesuai dengan metode Alkire Foster:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Tahap 1: Memilih Unit Analisa<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Analisis yang dipilih bisa dalam berbagai macam unit, seperti individu, rumah tangga, provinsi, kabupaten\/kota, jenis kelamin, dan desa-kota.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 2: Memilih Dimensi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemilihan dimensi sangat penting dilakukan untuk melihat dimensi apa yang ingin dilihat. Standar OPHI menggunakan tiga dimensi, yaitu dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar kualitas hidup. Sementara IKM Indonesia memakai tiga dimensi di penghitungan IKM periode pertama (2012-2014) dan penghitungan periode kedua (2015-2018). Sedangkan untuk penghitungan periode ketiga menggunakan memecah 3 dimensi standard OPHI menjadi 5 dimensi, yakni: kesehatan, pendidikan, perumahan, standard layanan dasar, dan perlindungan sosial &amp; partisipasi. Penentuan dimensi IKM 2019-2021 juga mempertimbangkan masukan dari ahli dan pemangku kepentingan kunci. Hal ini dilakukan untuk menyesuasikan dengan konteks kemiskinan yang ada di Indonesia.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Tahap 3: Memilih Indikator<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Indikator akan dipilih dari setiap dimensi dengan prinsip <em>accuracy<\/em> (untuk membuat data lebih akurat bisa menggunakan berbagai macam indikator yang dibutuhkan sehingga mempunyai berbagai macam analisis untuk membuat pembuatan kebijakan menjadi lebih baik) dan <em>parsimony<\/em> (menggunakan sesedikit mungkin indikator untuk mempermudah analisis kebijakan dan transparansi). Untuk menetapkan indikator yang baik, kaidah statistik harus diperhatikan, yaitu apabila penetapan indikator tidak berkorelasi tinggi antarindikator. Indikator yang PRAKARSA pilih telah melalui beberapa tahapan konsinyering yang dilakukan, antara lain dengan sejumlah expert yang mengenal masalah kemiskinan di Indonesia.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 4: Pembobotan Dimensi dan Indikator<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap dimensi dan indikator akan diberikan bobot tertentu.&nbsp; Metode pembobotan dipakai rata-rata setiap dimensi dan indikator. Terdaoat lima dimensi dalam penghitungan IKM 2019-2021. Lima dimensi tersebut diberi pembobotan masing-masing sama rata 0,2 atau 20%. Kemudian, lima dimensi tersebut diberikan penapisan kedua dalam penentuan bobot indikator. Bobot indikator dibagi secara proporsional sesuai dengan jumlah indikator dalam satu dimensi.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Tahap 5: Menentukan Garis Kemiskinan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Perlu ditetapkan <em>poverty cut-off<\/em> untuk tiap-tiap dimensi. Langkah pertama adalah menciptakan <em>cut<\/em>&#8211;<em>off<\/em> untuk metodologi di mana seseorang dapat dikatakan <em>deprive<\/em> atau <em>non-deprive<\/em> dari setiap dimensi. Misalnya: seseorang dikatakan miskin berdasarkan indikator pendidikan apabila orang tersebut putus sekolah atau tidak pernah sekolah meski berada pada rentang usia sekolah. Di luar itu, seseorang tidak dapat dikatakan miskin.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 6: Aplikasi Garis Kemiskinan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Langkah ini mengganti pencapaian seseorang dengan status yang dialami dengan setiap cut-off atau batas garis kemiskinan multidimensi yang ada. Sebagai contoh, batas garis kemiskinan IKM adalah 0,333. Jika seseorang mengalami deprivasi pada beberapa indikator kemiskinan dengan nilai total lebih dari 0,333, maka ia tergolong miskin multidimensi, sementara jika di bawah 0,333, maka orang tersebut tidak dapat dikatakan miskin multidimensi. Jadi, apabila seseorang tidak bersekolah (mengalami kemiskinan dari dimensi pendidikan), tetapi masih berada di bawah garis kemiskinan multidimensi, maka ia tidak dikategorikan sebagai orang yang miskin.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 7: Menghitung Deprivasi Berdasarkan Jumlah Orang<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mendapatkan batasan garis kemiskinan, selanjutnya adalah menghitung jumlah kemiskinan. Metode Alkire-Foster membuat persyaratan bahwa orang yang melewati batas 0,333 dianggap terkena kemiskinan multidimensi, tetapi <em>cut-off<\/em> ini bisa disesuaikan tergantung kebutuhan daerah masing-masing.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 8: Menentukan <em>Cut-Off <\/em>kedua<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Asumsi penetapan ini adalah menetapkan bobot yang sesuai. Hal ini akan memberikan angka dari tiap dimensi di indikator ia mengalami kemiskinan. Seseorang yang dikatakan mengalami kemiskinan multidimensi, jika ia terkena dalam beberapa dimensi yang bersangkutan, sesuai dengan nilai bobot tiap-tiap indikator.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Tahap 9: Mengaplikasikan <em>Cut-Off<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fokus yang dilakukan adalah memberikan profil dari orang miskin tersebut serta dimensi yang diberikan saat mereka deprived. Semua informasi yang menyatakan bahwa ia tidak miskin akan dibuat nol semua, sehingga tidak masuk dalam penghitungan untuk deprivasinya. IKM dihitung menggunakan bobot dari masing-masing dimensi dan indikator. Lima dimensi yang digunakan dalam penghitungan kemiskinan multidimensi diberi pembobotan masing-masing sama rata, yaitu 1\/5 atau 20% tiap-tiap dimensi. Kemudian, lima dimensi tersebut diberikan penapisan kedua dalam penentuan bobot indikator. Bobot indikator dibagi secara proporsional sesuai dengan jumlah indikator dalam satu dimensi.<\/p>\n<p>Contohnya pada penghitungan IKM 2019-2021, akan didapatkan bobot indikator sebagai berikut: bobot indikator pada dimensi kesehatan, kesehatan, perumahan, dan perlindungan &amp; partisipasi masing-masing mendapatkan bobot 1\/10 karena di setiap dimensi tersebut terdiri dari 2 indikator. Sedangkan untuk dimensi kebutuhan dasar, bobot setiap indikator berjumlah 1\/15 karena terdapat tiga indikator dalam dimensi ini.<\/p>\n<p>Setiap orang yang dinilai dalam IKM dilihat berdasarkan indikator yang dinilai. Penilaiannya terdiri dari rentang 0-1. Ketika seseorang memenuhi penilaian kemiskinan menurut indikator IKM, maka dia dikenai poin 1. Penilaian akan terus dilakukan pada setiap indikator. Berikut ini adalah rumus untuk menghitung <em>cut-off <\/em>bagi masing-masing indikator kemiskinan multidimensi:<\/p>\n<p><strong>a. Indikator Nutrisi Balita<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3885 size-full\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita.png\" alt=\"\" width=\"890\" height=\"156\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27890%27%20height%3D%27156%27%20viewBox%3D%270%200%20890%20156%27%3E%3Crect%20width%3D%27890%27%20height%3D%27156%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita-200x35.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita-300x53.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita-400x70.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita-600x105.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita-768x135.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita-800x140.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Nutrisi_balita.png 890w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 890px) 100vw, 890px\" \/><\/p>\n<p>Keterangan:<\/p>\n<p><strong>IKM RT: Indeks Kemiskinan Multidimensi Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off perhitungan indikator nutrisi balita yakni rumah tangga yang masuk dalam kategori miskin pada indikator nutrisi balita adalah individu berumur antara 0-4 tahun (0&lt;u&lt;4) dan setidaknya tidak memenuhi satu gizi seimbang sesuai rekomendasi pemerintah (energi, protein, lemak, atau karbohidrat).<\/p>\n<p><strong>b. Indikator Morbiditas<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3886 size-large\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-1024x159.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-1024x159.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"159\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%271024%27%20height%3D%27159%27%20viewBox%3D%270%200%201024%20159%27%3E%3Crect%20width%3D%271024%27%20height%3D%27159%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-200x31.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-300x46.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-400x62.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-600x93.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-768x119.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-800x124.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-1024x159.png 1024w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas-1200x186.png 1200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_morbiditas.png 1240w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off perhitungan indikator morbiditas adalah individu yang masuk dalam kategori terkena indikator IKM untuk mordibitas sebagai berikut: (1) jika individu mempunyai keluhan kesehatan (contoh: panas, batuk, pilek, diare, pusing, penyakit&nbsp; kronis, dsb.) (2) akibat keluhan kesehatan mengakibatkan terganggunya pekerjaan, sekolah atau kegiatan sehari-hari.<\/p>\n<p><strong>c. Indikator partisipasi sekolah<\/strong><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3893 size-large\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-1024x156.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-1024x156.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"156\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%271024%27%20height%3D%27156%27%20viewBox%3D%270%200%201024%20156%27%3E%3Crect%20width%3D%271024%27%20height%3D%27156%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-200x31.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-300x46.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-400x61.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-600x92.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-768x117.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-800x122.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-1024x156.png 1024w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah-1200x183.png 1200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Partisipasi_sekolah.png 1204w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks Kemiskinan Multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off perhitungan indikator partisipasi sekolah apabila terdapat individu berusia 7-18 tahun, individu yang tidak menyelesaikan sekolah minimal SMA, dan individu yang tidak pernah sekolah.<\/p>\n<p><strong>d. Indikator Lama Sekolah<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3892 size-large\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-1024x145.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-1024x145.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"145\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%271024%27%20height%3D%27145%27%20viewBox%3D%270%200%201024%20145%27%3E%3Crect%20width%3D%271024%27%20height%3D%27145%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-200x28.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-300x42.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-400x57.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-600x85.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-768x109.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-800x113.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-1024x145.png 1024w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah-1200x170.png 1200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Lama_sekolah.png 1286w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks Kemiskinan Multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off perhitungan indikator lama sekolah apabila individu berusia 19-30 tahun, tidak memiliki ijazah, dan ijazah terakhirnya adalah paket A, sekolah dasar luar biasa, sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah.<\/p>\n<p><strong>e. Indikator Rumah Layak<br \/><\/strong><\/p>\n<p>Cut\u2013off penghitungan inddikator rumah layak yakni, jika 1 dari 3 (atap, lantai, dan dinding) bagian rumah tidak memenuhi kriteria layak.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3894 size-full\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak.png\" alt=\"\" width=\"790\" height=\"152\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27790%27%20height%3D%27152%27%20viewBox%3D%270%200%20790%20152%27%3E%3Crect%20width%3D%27790%27%20height%3D%27152%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak-200x38.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak-300x58.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak-400x77.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak-600x115.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak-768x148.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Rumah_Layak.png 790w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks Kemiskinan Multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>f. Indikator Kepadatan Rumah<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3891 size-full\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah.png\" alt=\"\" width=\"984\" height=\"162\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27984%27%20height%3D%27162%27%20viewBox%3D%270%200%20984%20162%27%3E%3Crect%20width%3D%27984%27%20height%3D%27162%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah-200x33.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah-300x49.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah-400x66.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah-600x99.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah-768x126.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah-800x132.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Kepadatan_rumah.png 984w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 984px) 100vw, 984px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks Kemiskinan Multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>RT: Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off indikator kepadatan rumah tidak layak adalah rumah yang luas lantai per anggota rumah tangga di bawah 7,2 meter<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p><strong>g. Indikator Air Minum Layak<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3887 size-full\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak.png\" alt=\"\" width=\"852\" height=\"166\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27852%27%20height%3D%27166%27%20viewBox%3D%270%200%20852%20166%27%3E%3Crect%20width%3D%27852%27%20height%3D%27166%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak-200x39.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak-300x58.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak-400x78.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak-600x117.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak-768x150.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak-800x156.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Airminumlayak.png 852w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 852px) 100vw, 852px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks Kemiskinan Multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah Rumah Tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off penghitungan indikator air minum dikategorikan berdasarkan sumber air minum yang digunakan oleh rumah tangga sebagai berikut: (1) sumur tak terlindung, (2) mata air tak terlindung, (3) air permukaan (sungai\/danau\/waduk\/kolam\/irigasi), (4) air hujan, (5) sumur dengan jarak septic tank &lt; 10 meter, (6) pompa dengan jarak dengan septic tank &lt; 10 meter, dan (7) mata air dengan jarak dengan septic tank &lt; 10 meter.<\/p>\n<p><strong>h. Indikator Bahan Bakar Memasak<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3889 size-full\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak.png\" alt=\"\" width=\"958\" height=\"148\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27958%27%20height%3D%27148%27%20viewBox%3D%270%200%20958%20148%27%3E%3Crect%20width%3D%27958%27%20height%3D%27148%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak-200x31.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak-300x46.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak-400x62.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak-600x93.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak-768x119.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak-800x124.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Bahan_bakar_memasak.png 958w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 958px) 100vw, 958px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks kemiskinan multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah rumah tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off penghitungan indikator bahan bakar memasak dihiitung berdasarkan kriteria penggunaan bahan bakar memasak utama dalam rumah tangga yakni, minyak tanah, briket, arang, kayu bakar, dan bahan lainnya yang tidak layak.<\/p>\n<p><strong>i. Indikator Sanitasi<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3895 size-full\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi.png\" alt=\"\" width=\"812\" height=\"154\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27812%27%20height%3D%27154%27%20viewBox%3D%270%200%20812%20154%27%3E%3Crect%20width%3D%27812%27%20height%3D%27154%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi-200x38.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi-300x57.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi-400x76.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi-600x114.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi-768x146.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi-800x152.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Sanitasi.png 812w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 812px) 100vw, 812px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks kemiskinan multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah rumah tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off penghitungan indikator sanitasi adalah kategori penggunaan jenis kamar mandi dalam rumah tangga sebagai berikut: (1) ada kamar mandi cuci kakus komunal, (2) ada kamar mandi cuci kakus umum\/siapapun menggunakan, (3) ada anggota rumah tangga tidak menggunakan, dan (4) tidak memiliki fasilitas.<\/p>\n<p><strong>j. Indikator Akta Kelahiran<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3888 size-full\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran.png\" alt=\"\" width=\"936\" height=\"146\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27936%27%20height%3D%27146%27%20viewBox%3D%270%200%20936%20146%27%3E%3Crect%20width%3D%27936%27%20height%3D%27146%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran-200x31.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran-300x47.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran-400x62.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran-600x94.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran-768x120.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran-800x125.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Akta_kelahiran.png 936w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 936px) 100vw, 936px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks kemiskinan multidimensi<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off penghitungan pada indikator akta kelahiran yakni individu berusia 0-17 tahun yang tidak memiliki atau tidak tahu bahwa ia mempunyai akta kelahiran atau tidak dapat menunjukkan dokumen akta kelahirannya.<\/p>\n<p><strong>k. Indikator Internet<\/strong><br \/><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-3890 size-large\" src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-1024x134.png\" data-orig-src=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-1024x134.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"134\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%271024%27%20height%3D%27134%27%20viewBox%3D%270%200%201024%20134%27%3E%3Crect%20width%3D%271024%27%20height%3D%27134%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-200x26.png 200w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-300x39.png 300w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-400x52.png 400w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-600x78.png 600w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-768x100.png 768w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-800x105.png 800w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet-1024x134.png 1024w, https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IKM_Internet.png 1086w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>IKM: Indeks kemiskinan multidimensi<\/strong><\/p>\n<p><strong>(simbol sigma) RT: Jumlah rumah tangga<\/strong><\/p>\n<p><strong>RT: Rumah tangga<\/strong><\/p>\n<p>Cut-off penghitungan indikator internet yakni jika dalam satu keluarga tidak ada satupun yang mengakses internet dan menggunakan internet (termasuk social media) dalam 3 bulan terkahir.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 10: Menghitung Kemiskinan <em>Headcount<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Kemiskinan <em>headcount<\/em> akan memberikan gambaran siapa yang mengalami kemiskinan multidimensi. Setidaknya dalam hal ini, setiap individu akan diketahui kemiskinan apa saja yang mereka alami, q adalah jumlah individu yang dikategorikan miskin secara multidimensi, sedangkan n adalah total populasi.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 11: Menghitung Kemiskinan <em>Household<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sesuai dengan metode Alkire-Foster, kemiskinan individu harus diaplikasikan kepada <em>household<\/em> dengan memetakan setiap individu dalam suatu keluarga yang mengalami kemiskinan multidimensi.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tahap 12: Memecah Group dan <em>Breakdown <\/em>dari Dimensi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Grup yang dibuat bisa berdasarkan jenis kelamin, desa, kota, umur, dan lain-lain. Tingkat kemiskinan bisa meningkat jika seseorang mengalami kemiskinan dengan adanya tambahan dimensi yang ada, jadi individu ini sensitif dari multiplikasi kemiskinan. Kemiskinan ini akan menyesuaikan dengan grup yang dikalkulasikan dan dapat pula menjadi perbandingan internasional antarnegara yang berbeda pula.<\/p>\n<p>Pemecahan grup ini bertujuan untuk mempemudah pemerintah daerah untuk menentukan berapa (penduduk atau rumah tangga yang miskin), di mana (daerah yang miskin), kenapa (penyebab kemiskinan), dan bagaimana (penanggulangan kemiskinan).<\/p>\n<\/div><div class=\"nav fusion-mobile-tab-nav\"><ul class=\"nav-tabs\" role=\"tablist\"><li role=\"presentation\"><a class=\"tab-link\" data-toggle=\"tab\" role=\"tab\" aria-controls=\"tab-598c4c1e65ce7ee4636\" aria-selected=\"false\" tabindex=\"-1\" id=\"mobile-fusion-tab-censored&amp;uncensored\" href=\"#tab-598c4c1e65ce7ee4636\"><h6 class=\"fusion-tab-heading\"><i class=\"fontawesome-icon fa-tag fas\" aria-hidden=\"true\" style=\"font-size:22px; --icon-color:#444444;--icon-active-color:#f9a513;\"><\/i>Censored &amp; Uncensored<\/h6><\/a><\/li><\/ul><\/div><div class=\"tab-pane fade fusion-clearfix\" role=\"tabpanel\" tabindex=\"0\" aria-labelledby=\"fusion-tab-censored&amp;uncensored\" id=\"tab-598c4c1e65ce7ee4636\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam menghitung tingkat deprivasi masing-masing indikator IKM, suatu studi memiliki pilihan untuk fokus pada seluruh atau sebagian lingkup individu atau rumah tangga sampel. Apabila studi berfokus pada seluruh individu atau rumah tangga populasi maka rasio headcount (H) menggunakan tipe uncensored (tidak disensor \u2013 semua populasi dimasukkan dalam penghitungan). Namun, jika studi hanya berfokus pada lingkup individu atau rumah tangga yang terdeprivasi saja, maka rasio headcount menggunakan tipe censored (tersensor \u2013 tidak semua populasi dimasukkan dalam penghitungan).<br \/>\nMenurut OPHI, penggunaan uncensored atau censored disesuaikan dengan kebutuhan studi. Secara umum, studi IKM menggunakan tipe censored (supaya hasil dari penghitungan pada populasi miskin dapat digunakan secara langsung dalam perumusan kebijakan. Oleh sebab itu, studi ini menggunakan tipe rasio censored headcount. Rasio ini sering juga didefinisikan sebagai Angka Kemiskinan Multidimensi (AKM). Pada tahap awal, studi perlu menghitung masing-masing indikator berdasarkan cut-off (titik potong) batas bawah kemiskinan. Setelah digunakan pembobotan berdasarkan seluruh indikator, kita dapat mengidentifikasi rumah tangga terdeprivasi secara multidimensi dengan batasan cut-off sebesar 1\/3. Apabila individu memiliki indikator kemiskinan dengan nilai total lebih dari 1\/3 maka individu tersebut tergolong miskin secara multidimensi. Dan apabila di bawah 1\/3, maka individu tersebut tidak tergolong miskin secara multidimensi. Pada tipe rasio censored headcount, hanya individu yang tergolong miskin multidimensi inilah yang digunakan sebagai dasar menghitung tingkat deprivasi masing-masing indikator.<\/p>\n<p>Di sisi lain, intensitas kemiskinan multidimensi (A) menghitung persentase rata-rata indikator di mana orang miskin terdeprivasi dalam lima dimensi kemiskinan. Intensitas ini dihitung dari individu yang telah termasuk dalam kategori deprivasi secara uncensored dan diakumulasikan pada level populasi. Semakin tinggi nilai intensitas individu atau populasi, maka semakin parah tingkat kemiskinan secara multidimensi yang sedang dialami. Indeks Kemiskinan Multidimensi (IKM) mengintegrasikan dua faktor kemiskinan, yaitu AKM yang merupakan persentase penduduk miskin dan intensitas (A) yang merupakan persentase keparahan penduduk miskin. Nilai indeks dihitung dengan mengalikan angka kemiskinan dengan intensitas kemiskinan.<\/p>\n<p><strong>Indeks Kemiskinan Multidimensi (IKM) = AKM x A<\/strong><\/p>\n<p>Semakin tinggi nilai IKM, maka semakin tinggi jumlah dan keparahan kemiskinan individu dalam rumah tangga di suatu wilayah.<\/p>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"100-width.php","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-44","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/44","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44"}],"version-history":[{"count":38,"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/44\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3896,"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/44\/revisions\/3896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/theprakarsa.org\/ikm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}