IPB University dan The PRAKARSA Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Riset hingga Inovasi Kebijakan

BOGOR – IPB University dan lembaga riset kebijakan The PRAKARSA resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Rabu (5/8). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat riset, pendidikan, dan advokasi kebijakan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama dan Alumni IPB University, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnaen Siregar, M.For.Sc., bersama Direktur Eksekutif The PRAKARSA, Dr. Victoria Fanggidae. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua institusi mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi riset yang menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.

Dalam sambutannya, Prof. Iskandar menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga think tank untuk menghasilkan kebijakan yang relevan dan berdampak.

“Kolaborasi bersama The PRAKARSA menjadi langkah esensial untuk menghasilkan formulasi kebijakan yang adaptif dan berbasis bukti (evidence-based). Kajian interseksional terkait tata kelola dan dampak lingkungan dari data center nasional, transisi energi berkeadilan, hingga ekonomi restoratif sangat krusial untuk menjawab tantangan kedaulatan sumber daya serta keberlanjutan ekologis Indonesia ke depan,” ujar Prof. Iskandar.

Ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah agenda riset dan advokasi strategis. Isu yang menjadi prioritas antara lain transisi energi, tata kelola dan dampak kebijakan data center serta kedaulatan data, pengembangan ekonomi restoratif berbasis agroforestri pada lahan pascatambang, hingga kajian mengenai fenomena aging population di negara tujuan pekerja migran Indonesia. Selain itu, kedua lembaga juga sepakat mengembangkan kajian mengenai model aktuaria dan keberlanjutan tata kelola dana pensiun yang lebih adaptif terhadap perubahan demografi.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan komitmen untuk menindaklanjuti sejumlah agenda kolaborasi, termasuk penyusunan proposal riset bersama, pengembangan kajian mengenai kebijakan data domestik (data center), peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia untuk memenuhi kebutuhan global, serta penelitian lanjutan mengenai ekonomi restoratif dan sistem dana pensiun.

Agenda penandatanganan MoU dan diskusi strategis ini turut dihadiri jajaran pimpinan serta peneliti dari kedua institusi. Dari IPB University hadir Direktur Kerja Sama Dr. Alfian Helmi, S.KPm., M.Sc., Kepala Pusat Studi Agraria (PSA) Dr. Bayu Eka Yulian, S.P., M.Si., serta Asisten Direktur Bidang Kerja Sama Noening Koesoemowardani, S.Pt., M.Si. Sementara itu, delegasi The PRAKARSA terdiri atas Advocacy and Engagement Director Jati Pramono, Program Director Yuanda Pangi Harahap, Head of People & Organization Development Ulfiyanti Buchori, Senior Researcher Ari Wibowo, dan Media and Communication Specialist Muhammad Pandu.